• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Senin, 05 September 2016

tugas KKPI membuat Blog

Blog
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Perlindungan dari anon
Artikel ini mengulas tentang sejenis aplikasi web. Untuk informasi lebih lanjut tentang catatan dari aktivitas web server, lihat server log.

Blog merupakan singkatan dari web log[1] adalah bentuk aplikasi web yang berbentuk tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urutan terbalik (isi terbaru dahulu sebelum diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna Internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Rabu, 06 April 2016

KONFIGURASI DASAR MIKROTIK & KONFIGURASI NETWATCH


Pertama kita buka winbox v.3
lalu klik ip
kemudian klik addresses

Klik symbol +"plus"
Masukan ip addresses= 1.1.1.2/30
Biarkan interface pada ether1
Masukan lagi ip addresses =10.10.10.1/24
Ubah interface menjadi ether2


Selanjutnya klik lagi ip
Lalu pilih Routes 

Klik tanda + "plus"
Masukan ip gateway yaitu 1.1.1.1/30 

Klik ip lagi 
Pilih Firewall  

Klik tanda + "plus"
Masukan ip addresses = 10.10.10.1/24 pada src address
Kemudian klik Action 

Kita ubah Accept menjadi "Masquerade"
Lalu OK 

Sekarang kita Konfigurasi Netwatch

    Pilih Tools
    Lalu Netwatch pada menu tools


 Pilih tanda + "plus"
 Masukan ip address Laptop =10.10.10.1/24 pada Host
 Ubah interval menjadi "00:00:01"
 Klik OK
Ternyata Ip address yang kita masukan tadi sudah UP , tandanya ip itu sudah terhubung
Selesai , mudah bukan??? :) :D
Terimakasih ;)
KI

Setting Vlan Pada Switch Manageable dan Router Mikrotik

Assalau'alaiikum Wr. Wb.




   VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik

seperti LAN , jadi network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus
 menuruti lokasi fisik peralatan.



    Yang pertama kita Setting Router Mikrotiknya :

1. Kita Harus Masuk terlebih dahulu ke Router Mikrotiknya.
2. Setelah sudah masuk Routernya, Tambahkan Vlannya dengan cara : 
    - Masuk ke menu Interface > lalu klik Tab Vlan.
    - Klik add > lalu kita kasih nama Vlannya, ID vlan-nya, terus kita arahkan
      Interfacenya ke Ether berapa yang
      mau kita jadikan Sebagai induknya > Klik Ok. Nah untuk Vlan membuat 
      Vlan lainnya juga sama, tetapi beda  
      Nama Vlan sama ID Vlannya doang :D (Ingat, Vlan ID ngga boleh 1 yahh, Kecuali Trunk.. :D)
3. Tambahkan Ip Address untuk masing-masing Vlan-nya.
4. Setting Firewall Nat untuk masing-masing Vlannya. Selesai deh :D 



   Yang kedua Kita setting Pada Switch Manageablenya :

1. Tentukan Port berapa pada Switch yang di jadikan sebagai TRUNK.
    (trunk : Koneksi antara Sw to Sw/ Sw to Ro)
    misalkan Port1 yang kita jadikan sebagai trunk.
2. Lalu kita harus masuk terlebih dahulu ke Sistem Switch Manageablenya :
3. Setelah sudah masuk, pada Tab VLAN  isi masing-masing
    Default VLAN ID-nya setiap Port, sesuai yang kita 
    buat di Router Mikrotik, Kecuali port1 kita isi Default VLAN ID-nya = 1, 
    karena port1 kita akan jadikan sebagai
    Trunk/kabel Lan yang terhubung ke Router. untuk port yang tidak di gunakan
    kita isi berapa aja Vlan ID-nya, 
    yang penting ada isinya.
4. Isi masing-masing VLAN Headernya setiap port, untuk port1 = add if missing,
    karena sebagai Trunk, untuk
    port VLAN lainnya = always strip, sedangkan untuk port yang tidak digunakan
    isi saja = leave as is. > klik
    Apply all. contoh, lihat seperti gambar berikut (hanya dua VLAN)


5. Next, masuk ke menu VLANs kita isi masing-masing VLAN ID-nya dan
    Vlan Headernya. contoh, lihat gambar 
    berikut (hanya dua Vlan)



leave as is        = Fungsi untuk Switch Manageable
always strip     = Kabel jaringan yang menggunakan akses Vlan, agar dapat berkomunikasi dengan
                           network lain, kalau di Cisco sama seperti access.
add if missing = Kabel yang kearah Router Pada port1 Switch, kalau di Cisco sama seperti Trunk.

Terimaksih,.. :)

Selasa, 23 Februari 2016

Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet


Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet – Maksudnya gateway internet itu apa sih? Perlu Anda ketahui gateway internet ini sebuah istilah yang sering saya gunakan. Maksudnya adalah router mikrotik ini nantinya akan digunakan sebagai jalan keluar untuk mengakses internet. Jadi, setiap komputer yang hendak mengakses internet pastinya melalui router mikrotik tersebut. Mungkin penjelasan tersebut agak berbelit-belit, namun jangan terlalu dipikirkan.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Oke, kita langsung saja ke teknisnya. Tapi Konsep singkat yang mesti kita pahami dalam kasus ini adalah bahwa mikrotik sudah harus terkoneksi ke internet terlebih dahulu. Nah, setelah terkoneksi dengan internet, baru kita lakukan beberapa settingan agar komputer klien juga bisa mendapat koneksi internet. Konsep ini sebenarnya sama seperti sharing koneksi internet. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk setting mikrotik sebagai router gateway internet.
Kita asumsikan topologi yang digunakan adalah seperti gambar dibawah ini.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Maka, saya akan berikan IP address terhadap masing-masing ethernet pada mikrotik, sebagai berikut:
  • Ether1: 192.168.10.2/28
  • Ether2 : 192.18.20.1/24
Caranya pada winbox, klik menu IP kemudian pilih addresses. Lalu klik tanda add “+”, masukan IP address dan pilih ethernet yang digunakan untuk IP address tersebut. Lihat gambar untuk lebih jelasnya.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Setelah masing-masing ethernet memiliki IP address, sekarang tambahkan gateway. Tujuannya adalah menentukan IP mana yang akan menghubungkan ke internet.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Caranya pada menua IP pilih Routes. Kemudian klik tombol add “+”, dan masukan gatewaynya. Pada contoh ini, IP 192.168.10.1 yang saya jadikan gateway, karena IP tersebut yang terhubung ke internet. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Setelah itu, kita tambahkan juga DNS. Singkat saja, fungsi DNS ini adalah untuk menerjemahkan nama domain ke alamat IP, dan juga sebaliknya. Caranya pada menu IP pilih DNS. Dan masukan IP-nya pada form servers. Pada contoh ini saya menggunakan 8.8.8.8. Lihat gambar untuk lebih jelasnya.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Nah, sejauh ini router mikrotik sudah dapat terhubung ke internet. Untuk memastikannya silahkan lakukan ping ke website seperti www.google.com atau yang lainnya.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Nah setelah mikrotik mendapat koneksi internet, sekarang kita setting NAT untuk klien nya. Atau istilah gampangnya, kita sharing koneksi internet tersebut.
Caranya pada menu IP kita pilih Firewall. Setelah muncul kotak dialog firewal, pilih tab NAT, kemudian klik tombol add “+”. Akan muncul kotak dialog baru, pada tab general atur chain=srcnat, out-interface=ether1 (ether yang terhubung ke internet), pada tab Action, aturlah action=masquerade. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Setting di mikrotik sudah selesai, seharusnya klien yang terhubung sudah dapat terkoneksi ke internet. Jika masih belum bisa, coba cek kembali, mungkin masih ada yang salah atau kurang. Satu hal lagi, biasanya, settingan seperti ini adalah yang pertama dilakukan sebelum melakukan konfigurasi lainnya. Jadi, sangat penting juga ya mengetahui cara setting mikrotik sebagai router gateway internet.

Cara Menyetting Master Port dan Bridge

Bridge adalah Menghubungkan  Jaringan yag terpisah menjadi satu

 

- Cara setting Master Port di Mikrotik RB750
 
        - Pilih Interface lalu Ethernet 
        - Pilih salah satu ethernet sebagai induknya . Misalkan Ethernet2
                   - Double klik pada ethernet3 lalu kita ubah master port yang tadi none menjadi ethernet2
                   - Double klik pada ethernet4 lalu kita ubah master port yang tadi none menjadi ethernet2
  Jadi Ethernet3 dan Ethernet4 sudah mengikuti Ethernet2 . sehingga kita tidak usah mengkonfigurasi Ethernet3 dan Ethernet4 karena Port 3 dan Port 4 sudah menjadi swicth


- Cara setting Master Port di Mikrotik RB750
        - Pilih Bridge dan kasih nama : Bridge1 lalu ok
        - Pilih Port lalu add 
             - Interface : ether1
             - Bridge : Bridge1
             - Interface : ether2
             - Bridge : Bridge1
 Jadi ether1 dan ether2 sudah mengikuti ke bridge1

mudahkan teman-teman.. :)

SETTING NETWATCH MIKROTIK

  Netwatch adalah salah satu fitur Mikrotik RouterOS berfungsi untuk monitoring koneksi jaringan apakah sedang up atau down gitu,.. :D

Cara menyeting netwatch nya gini Guys :*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*

  1. Kita masuk ke menu Tool, lalu klik Netwatch nya
  2. Lalu di bagian Host nya kita kasih Ip Address yang mau kita monitoring, misalkan "192.169.10.1"
  3. Next, bagian Interval kita kasih waktu nya, misalkan 05 detik gitu
  4. Klik Ok, Selesai dehh! untuk lebih jelas lihat gambar berikut!
  
     mudahkan.!!!
     OKK,,,

cara mensetting limitasi bandwith menggunakan simple queque mikrotik

   Simple Queue Adalah Mengatur Bandwidth Berdasarkan Ip Address, dengan mengatur kecepatan upload dan download nya, gitu,... :D. Simple queue itu ada 2 macam Yaitu ada Upto dan Dedicated.


 1. Dedicated
      PTP (Point To Point)  Jadi kita menglimit dari 1 Member ke 1 User. Caranya :

  • Klik Queues 
  • Lalu klik Add untuk menambahkan queue nya
  • Di Tab General, kita kasih nama queuenya,  misalkan "home
  • Lalu di Target nya kita kasih ip address yang mau kita limit, misalkan "192.168.10.1"
  • Nah, lalu kita isi berapa target upload dan target download nya, Misalkan " target Upload=1M, target Download=1M" lihat gambar berikut!
  

  • Lalu Klik Ok, selesai dehhh!

2. Up to

   PTM (Point To Multi Point) jadi kita menglimit 1 member ke User lainnya, misalkan 1 member ke 5 user gitu :D, Contoh kita mau menglimit Ip Address =  192.168.1.1 , 192.168.1.2 , 192.168.1.3 , 192.168.1.4 , 192.168.1.5  caranya :


  • Klik Queues 
  • Lalu klik Add untuk menambahkan queue nya
  • Di Tab General, kita kasih nama queuenya,  misalkan "kantor"
  • Lalu di targetnya kita kasih Ip Addressnya "192.168.1.1 , 192.168.1.2 , 192.168.1.3 , 192.168.1.4 , 192.168.1.5"
  •  Nah, lalu kita isi berapa target upload dan target download nya, Misalkan " target Upload=1M, target Download=1M" 
  • Klik Ok! lihat gambar berikut!!
 
Nah yang Ip Address 192.168.1.1 itu kita jadikan sebagai induk, 192.168.1.2 - 192.168.1.5 itu sebagai anak buahnya. gitu,.
  • Setelah itu kita Add lagi, di Tab General kita beri namanya misalkan "Adi" Lalu kita beri Ip Address anaknya misalkan yang "192.168.1.2" Lalu kita beri target upload dan downloadnya 1M,
  • Next, di Tab Advanced kita kasih target download dan target upload nya setengah dari yang di Tab General yaitu 512k, Lalu Parent nya kita arahkan ke Induk yang tadi kita buat yaitu : kantor, lalu klik Ok! selesai dah baru 2 Ip Address yang kita limit bandwidth nya,
  • Untuk menambahkan queue Ip Address yang 192.168.1.3 - 192.168.1.5 itu sama dengan yang Ip Address 192.168.1.2 , tinggal kita ganti nama dan target/ Ip Address nya doan.