Rabu, 06 April 2016

Setting Vlan Pada Switch Manageable dan Router Mikrotik

Assalau'alaiikum Wr. Wb.




   VLAN merupakan suatu model jaringan yang tidak terbatas pada lokasi fisik

seperti LAN , jadi network dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus
 menuruti lokasi fisik peralatan.



    Yang pertama kita Setting Router Mikrotiknya :

1. Kita Harus Masuk terlebih dahulu ke Router Mikrotiknya.
2. Setelah sudah masuk Routernya, Tambahkan Vlannya dengan cara : 
    - Masuk ke menu Interface > lalu klik Tab Vlan.
    - Klik add > lalu kita kasih nama Vlannya, ID vlan-nya, terus kita arahkan
      Interfacenya ke Ether berapa yang
      mau kita jadikan Sebagai induknya > Klik Ok. Nah untuk Vlan membuat 
      Vlan lainnya juga sama, tetapi beda  
      Nama Vlan sama ID Vlannya doang :D (Ingat, Vlan ID ngga boleh 1 yahh, Kecuali Trunk.. :D)
3. Tambahkan Ip Address untuk masing-masing Vlan-nya.
4. Setting Firewall Nat untuk masing-masing Vlannya. Selesai deh :D 



   Yang kedua Kita setting Pada Switch Manageablenya :

1. Tentukan Port berapa pada Switch yang di jadikan sebagai TRUNK.
    (trunk : Koneksi antara Sw to Sw/ Sw to Ro)
    misalkan Port1 yang kita jadikan sebagai trunk.
2. Lalu kita harus masuk terlebih dahulu ke Sistem Switch Manageablenya :
3. Setelah sudah masuk, pada Tab VLAN  isi masing-masing
    Default VLAN ID-nya setiap Port, sesuai yang kita 
    buat di Router Mikrotik, Kecuali port1 kita isi Default VLAN ID-nya = 1, 
    karena port1 kita akan jadikan sebagai
    Trunk/kabel Lan yang terhubung ke Router. untuk port yang tidak di gunakan
    kita isi berapa aja Vlan ID-nya, 
    yang penting ada isinya.
4. Isi masing-masing VLAN Headernya setiap port, untuk port1 = add if missing,
    karena sebagai Trunk, untuk
    port VLAN lainnya = always strip, sedangkan untuk port yang tidak digunakan
    isi saja = leave as is. > klik
    Apply all. contoh, lihat seperti gambar berikut (hanya dua VLAN)


5. Next, masuk ke menu VLANs kita isi masing-masing VLAN ID-nya dan
    Vlan Headernya. contoh, lihat gambar 
    berikut (hanya dua Vlan)



leave as is        = Fungsi untuk Switch Manageable
always strip     = Kabel jaringan yang menggunakan akses Vlan, agar dapat berkomunikasi dengan
                           network lain, kalau di Cisco sama seperti access.
add if missing = Kabel yang kearah Router Pada port1 Switch, kalau di Cisco sama seperti Trunk.

Terimaksih,.. :)

0 komentar:

Posting Komentar