• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Selasa, 23 Februari 2016

Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet


Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet – Maksudnya gateway internet itu apa sih? Perlu Anda ketahui gateway internet ini sebuah istilah yang sering saya gunakan. Maksudnya adalah router mikrotik ini nantinya akan digunakan sebagai jalan keluar untuk mengakses internet. Jadi, setiap komputer yang hendak mengakses internet pastinya melalui router mikrotik tersebut. Mungkin penjelasan tersebut agak berbelit-belit, namun jangan terlalu dipikirkan.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Oke, kita langsung saja ke teknisnya. Tapi Konsep singkat yang mesti kita pahami dalam kasus ini adalah bahwa mikrotik sudah harus terkoneksi ke internet terlebih dahulu. Nah, setelah terkoneksi dengan internet, baru kita lakukan beberapa settingan agar komputer klien juga bisa mendapat koneksi internet. Konsep ini sebenarnya sama seperti sharing koneksi internet. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk setting mikrotik sebagai router gateway internet.
Kita asumsikan topologi yang digunakan adalah seperti gambar dibawah ini.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Maka, saya akan berikan IP address terhadap masing-masing ethernet pada mikrotik, sebagai berikut:
  • Ether1: 192.168.10.2/28
  • Ether2 : 192.18.20.1/24
Caranya pada winbox, klik menu IP kemudian pilih addresses. Lalu klik tanda add “+”, masukan IP address dan pilih ethernet yang digunakan untuk IP address tersebut. Lihat gambar untuk lebih jelasnya.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Setelah masing-masing ethernet memiliki IP address, sekarang tambahkan gateway. Tujuannya adalah menentukan IP mana yang akan menghubungkan ke internet.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Caranya pada menua IP pilih Routes. Kemudian klik tombol add “+”, dan masukan gatewaynya. Pada contoh ini, IP 192.168.10.1 yang saya jadikan gateway, karena IP tersebut yang terhubung ke internet. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Setelah itu, kita tambahkan juga DNS. Singkat saja, fungsi DNS ini adalah untuk menerjemahkan nama domain ke alamat IP, dan juga sebaliknya. Caranya pada menu IP pilih DNS. Dan masukan IP-nya pada form servers. Pada contoh ini saya menggunakan 8.8.8.8. Lihat gambar untuk lebih jelasnya.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Nah, sejauh ini router mikrotik sudah dapat terhubung ke internet. Untuk memastikannya silahkan lakukan ping ke website seperti www.google.com atau yang lainnya.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Nah setelah mikrotik mendapat koneksi internet, sekarang kita setting NAT untuk klien nya. Atau istilah gampangnya, kita sharing koneksi internet tersebut.
Caranya pada menu IP kita pilih Firewall. Setelah muncul kotak dialog firewal, pilih tab NAT, kemudian klik tombol add “+”. Akan muncul kotak dialog baru, pada tab general atur chain=srcnat, out-interface=ether1 (ether yang terhubung ke internet), pada tab Action, aturlah action=masquerade. Lebih jelasnya lihat gambar dibawah ini.
Tutorial Cara Setting Mikrotik Sebagai Router Gateway Internet
Setting di mikrotik sudah selesai, seharusnya klien yang terhubung sudah dapat terkoneksi ke internet. Jika masih belum bisa, coba cek kembali, mungkin masih ada yang salah atau kurang. Satu hal lagi, biasanya, settingan seperti ini adalah yang pertama dilakukan sebelum melakukan konfigurasi lainnya. Jadi, sangat penting juga ya mengetahui cara setting mikrotik sebagai router gateway internet.

Cara Menyetting Master Port dan Bridge

Bridge adalah Menghubungkan  Jaringan yag terpisah menjadi satu

 

- Cara setting Master Port di Mikrotik RB750
 
        - Pilih Interface lalu Ethernet 
        - Pilih salah satu ethernet sebagai induknya . Misalkan Ethernet2
                   - Double klik pada ethernet3 lalu kita ubah master port yang tadi none menjadi ethernet2
                   - Double klik pada ethernet4 lalu kita ubah master port yang tadi none menjadi ethernet2
  Jadi Ethernet3 dan Ethernet4 sudah mengikuti Ethernet2 . sehingga kita tidak usah mengkonfigurasi Ethernet3 dan Ethernet4 karena Port 3 dan Port 4 sudah menjadi swicth


- Cara setting Master Port di Mikrotik RB750
        - Pilih Bridge dan kasih nama : Bridge1 lalu ok
        - Pilih Port lalu add 
             - Interface : ether1
             - Bridge : Bridge1
             - Interface : ether2
             - Bridge : Bridge1
 Jadi ether1 dan ether2 sudah mengikuti ke bridge1

mudahkan teman-teman.. :)

SETTING NETWATCH MIKROTIK

  Netwatch adalah salah satu fitur Mikrotik RouterOS berfungsi untuk monitoring koneksi jaringan apakah sedang up atau down gitu,.. :D

Cara menyeting netwatch nya gini Guys :*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*:*

  1. Kita masuk ke menu Tool, lalu klik Netwatch nya
  2. Lalu di bagian Host nya kita kasih Ip Address yang mau kita monitoring, misalkan "192.169.10.1"
  3. Next, bagian Interval kita kasih waktu nya, misalkan 05 detik gitu
  4. Klik Ok, Selesai dehh! untuk lebih jelas lihat gambar berikut!
  
     mudahkan.!!!
     OKK,,,

cara mensetting limitasi bandwith menggunakan simple queque mikrotik

   Simple Queue Adalah Mengatur Bandwidth Berdasarkan Ip Address, dengan mengatur kecepatan upload dan download nya, gitu,... :D. Simple queue itu ada 2 macam Yaitu ada Upto dan Dedicated.


 1. Dedicated
      PTP (Point To Point)  Jadi kita menglimit dari 1 Member ke 1 User. Caranya :

  • Klik Queues 
  • Lalu klik Add untuk menambahkan queue nya
  • Di Tab General, kita kasih nama queuenya,  misalkan "home
  • Lalu di Target nya kita kasih ip address yang mau kita limit, misalkan "192.168.10.1"
  • Nah, lalu kita isi berapa target upload dan target download nya, Misalkan " target Upload=1M, target Download=1M" lihat gambar berikut!
  

  • Lalu Klik Ok, selesai dehhh!

2. Up to

   PTM (Point To Multi Point) jadi kita menglimit 1 member ke User lainnya, misalkan 1 member ke 5 user gitu :D, Contoh kita mau menglimit Ip Address =  192.168.1.1 , 192.168.1.2 , 192.168.1.3 , 192.168.1.4 , 192.168.1.5  caranya :


  • Klik Queues 
  • Lalu klik Add untuk menambahkan queue nya
  • Di Tab General, kita kasih nama queuenya,  misalkan "kantor"
  • Lalu di targetnya kita kasih Ip Addressnya "192.168.1.1 , 192.168.1.2 , 192.168.1.3 , 192.168.1.4 , 192.168.1.5"
  •  Nah, lalu kita isi berapa target upload dan target download nya, Misalkan " target Upload=1M, target Download=1M" 
  • Klik Ok! lihat gambar berikut!!
 
Nah yang Ip Address 192.168.1.1 itu kita jadikan sebagai induk, 192.168.1.2 - 192.168.1.5 itu sebagai anak buahnya. gitu,.
  • Setelah itu kita Add lagi, di Tab General kita beri namanya misalkan "Adi" Lalu kita beri Ip Address anaknya misalkan yang "192.168.1.2" Lalu kita beri target upload dan downloadnya 1M,
  • Next, di Tab Advanced kita kasih target download dan target upload nya setengah dari yang di Tab General yaitu 512k, Lalu Parent nya kita arahkan ke Induk yang tadi kita buat yaitu : kantor, lalu klik Ok! selesai dah baru 2 Ip Address yang kita limit bandwidth nya,
  • Untuk menambahkan queue Ip Address yang 192.168.1.3 - 192.168.1.5 itu sama dengan yang Ip Address 192.168.1.2 , tinggal kita ganti nama dan target/ Ip Address nya doan.

Cara menyetting atau configurasi Fail Over




 Fail over adalah beralih ke server komputer berlebihan atau siaga, sistem, komponen perangkat keras atau jaringan pada kegagalan atau pemutusan abnormal aplikasi sebelumnya aktif, [1] server, sistem, komponen perangkat keras, atau jaringan. Failover dan peralihan dasarnya operasi yang sama, kecuali failover yang otomatis dan biasanya beroperasi tanpa peringatan, sementara peralihan memerlukan campur tangan manusia.

Fail over juga bisa di artikan sebagai teknik membackup koneksi internet dalam arti misalnya koneksi dari ISP1 down maka koneksi akan secara otomatis berpindah ke ISP2 dan sebaliknya, tetapi jika ISP1 up lagi maka koneksi akan berpindah ke ISP1. Jika di setup priority koneksi misalnya ISP1 sebagai priority dan ISP2 sebagai backup maka ISP1 yang akan dijadikan priority sebagi koneksi ke internet utama. 

Setting Fail Over

Kita konfigurasi Mikrotiknya melalui winbox 
    Misalkan :
- Interface   = ether1 kita comment sebagai Indonet
                       ether2 kita comment sebagai Speedy
                       ether3 kita comment sebagai Lan  
- IP address = untuk Indonet kita kasih ip : 1.1.1.2/24 interface=ether1
                       untuk Speedy kita kasih ip : 2.2.2.2/24 interface=ether2
                       untuk Lan kita kasih ip : 192.168.1.1/24 interface=ether3
- IP Gateway = - gateway = 1.1.1.1 cek gateway = ping distance = 1
                         - gateway = 2.2.2.1 cek gateway = ping distance = 2
                 Gateway yang distancenya berjumlah 1 sebagai primery 
                 Gateway yang distancenya berjumlah 2 sebagai backup  
- DNS = 8.8.8.8 Allow-remote-requests = yes
- Firewall = Chain : srcnat src-address : 192.168.1.0/24 action : masquerade

Apakah cukup jelas? teman-teman..

Peralatan perusahaan dan Pengkabelan

Peralatan Perusahaan

Peralatan yang ada pada perusahaan ialah Rak server, didalam rak server terdapat router mikrotik 1200 dan memiliki 2 kabel ISP yang pertama berwarna bisu sebagai Primery, yang kedua berwarna putih sebagai Backup, selain itu juga terdapat Swicth catalyst dan Routerboard 3600 dan berbagai jenis kabel dan antena.

Pengkabelan


Ada beberapa jenis kabel yang terdapat pada perusahaan PT.IndoNet antara lain

1.Kabel UTP

kabel utp (unshielded twisted pair) adalah kabel sebagai media transmisi dalam jaringan Local Area Network atau LAN. Kabel UTP termasuk kabel yang tidak memiliki pelindung dan memiliki rangkaian kabel yang saling terpilin satu dengan lain. Keberadaan kabel UTP membuat antar jaringan komputer dapat terhubung melalui LAN. Secara umum kabel utp memiliki 8 bagian Empat buah kabel UTP terpilin menjadi satu dan sepasang kabel UTP lainnya dihubungkan untuk menerima dan mengirim antar jaringan komputer.
 Fungsi kabel UTP yaitu dapat digunakan sebagai kabel untuk jaringan Local Area Network (LAN) pada sistem network/jaringan komputer, dan umumnya kabel UTP memiliki impedansi kurang lebih 100 ohm, dan juga dibagi menjadi kedalam beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

2.Kabel STP

STP merupakan istilah yang diambil dari singkatan Shielded Twisted Pair, yang mana ini merupakan kode untuk menunjukkan bahwa STP merupakan salah satu kabel yang masuk dalam kategori kabel jaringan jenis Twisted Pair. Pada awalnya fungsi kabel STP (Shielded Twisted Pair) adalah untuk dipergunakan sebagai kabel telepon dan beberapa bisnis instalasi lainnya seperti televisi dan radio. Namun seiring dengan perkembangannya, fungsi kabel STP berkembang menjadi media transmisi data yang dipakai pada jaringan Token-Ring IBM.

Fungsi warna-warna kabel diantarany :
      1.Putih Orange
         Putih Hijau    Sebagai Data = Digital ( Upload/Mengirim)
      2.Putih Biru      Sebagai Dial = Analog (Download/Menerima)
      3.Putih Coklat  Sebagai Power On/Off

Antena

Ada pula jenis Jenis Antena diantaranya :


-Antena Grid



antena grid

 -Antena Omni

antena omni

Jenis antena ini banyak dipakai sebagai penerima atau transmitter (pemancar) FM. 
-Antena Sectoral
Merupakan jenis antena yang banyak dipakai untuk access point. Jadi dengan antena ini kita bisa menerima atau mengirim signal hospot/ wifi.
-Antena Yagi
antena yagi

-Antena Panel 
 
-Antena Solid

Senin, 08 Februari 2016

Perbedaan Kabel UTP dan STP

 


Kabel UTP (Unshielded Twister Pair)

            Segi Instalasi
Untuk segi instalasi kabel UTP memiliki ukuran yang lebih kecil serta material bahan yang digunakan lebih tipis, sehingga ketika melakukan proses instalasi menggunakankabel jenis UTP lebih mudah untuk dilakukan. Namun untuk memaksimalkan proses instalasi dengan menggunakan jenis kabel UTP ini membutuhkan perangkat seperti pipa aluminium atau pipa dari plastik.
     
 Segi Harga
Untuk segi harga keduanya juga memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Untuk kabel UTP memiliki karakter sederhana dengan proses instalasi yang cukup mudah.

             Segi Fungsi
Untuk kabel UTP sangat cocok untuk digunakan membangun sebuah jaringan komputer yang bersifaat indoor atau di dalam ruangan.
            Segi Konektor

Untuk kabel UTP menggunakan konektor yang dinamakan RJ-45.
Kabel STP (Shielded Twister Pair)
Segi Instalasi

Sedangkan untuk kabel jenis STP memiliki ukuran diameter yang lebih besar serta material bahan pembungkus cukup tebal, sehingga ketika proses instalasi berlangsung akan sedikit merepotkan. Oleh karena itu ketika melakukan proses crimping perlu berhati-hati agar tak terluka mengingat bentuk fisik yang cukup kaku.

Segi Harga
Sedangkan untuk kabel STP memiliki pelindung cukup tebal sehingga saat proses instalasi cukup rumit. sedangkan untuk kabel STP memiliki harga yang lebh mahal sehingga kurang disukai saat membangun sebuah jaringan komputer.

Segi Fungsi
Sedangkan untuk kabel STP sering digunakan pada jaringan komputer outdoor atau luar ruangan. Hal ini dikarenakan kabel STP lebih tahan terhadap cuaca jika dibandingkan dengan kabel UTP mengingat bahan pelindung pada kabel STP lebih tebal dibanding dengan kabel UTP yang tak memiliki perlindungan aluminium di dalamnya. Selain itu kabel STP juga memiliki perlindungan terhadap masuknya air melalui konektor yang bisa menyebabkan cepat korosi.

Segi Konektor
Sementara untuk kabel STP menggunakan konektor dengan kode RJ-11. Konektor tersebut bersifat mutlak, karena jika salah menggunakan konektor maka kabel dapat mengalami masalah mengingat bukan salah dalam penggunaan konektor. Kedua konektor tersebut berbeda karakter, konektor untuk kabel STP memang lebih kuat karena fungsinya yang lebih cocok untuk outdoor dengan harga yang lebih mahal pula.

#Fungsi Warna Kabel UTP
              
    # URUTAN KABEL STRAIGHT (Lurus)

    Putih-orange                            Putih orange
    Orange                                     Orange
    Putih-hijau                               Putih hijau
    Biru                                         Biru
    Putih-biru                                Putih biru
    Hijau                                       Hijau
    Putih-coklat                             Putih coklat
    Coklat                                     Coklat

     # URUTAN KABEL CROSS (Silang)
                           
    Putih-hijau                               Putih orange
    Hijau                                       Orange
    Putih-orange                            Putih hijau
    Biru                                         Biru
    Putih-biru                                Putih biru
    Orange                                     Hijau
    Putih-coklat                             Putih coklat
    Coklat                                      Coklat

    ip address
     
    Internet Protocol Address merupakan singkatan dari IP address. IP address adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer, router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protocol sebagai sarana komunikasi.
        Kelas Ip Address :
    -Kelas A = Kelas A memiliki Network Id dari 0 sampai 126
    -Kelas B = Kelas B memiliki Network Id dari 128 sampai 191
    -Kelas C = Kelas C memiliki Network Id dari 192 sampai 223
     Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. IPv4 menggunakan notasi angka berjumlah 32 bit.

     # Rumus Jumlah Ip = 2n
     # Rumus Subnet  = 256 Dikurangi Jumlah IP
    #Rumus Blok IP =  256 Dibagi Jumlah IP -2
    #Rumus Host ID = 2n - 2


    Network Jumlah IP Jumlah Host Subnetmask Block  ip
    /24 256 254 0 1
    /25 128 126 128 2
    /26 64 62 192 4
    /27 32 30 224 8
    /28 16 14 240 16
    /29 8 6 248 32
    /30 4 2 252 64